TJSL / MONITORING
KINERJA KANTOR CABANG

Realisasi TJSL NON PUMK REGIONAL III

Ringkasan penyerapan anggaran terhadap RKAP 2026

PERIODE LAPORANS.d. Agustus 202611 kantor cabang · Non PUMK
Menghubungkan spreadsheet… Salinan awal: 16 September 2026.

Seluruh nominal dalam ribuan rupiah (Rp ribu)

Total realisasi3.463.059,99

56,82% dari RKAP tahun 2026

RKAP 20266.095.050,00

Anggaran tahunan 11 cabang

Target s.d. Agustus3.801.140,00

91,11% target periode tercapai

Selisih terhadap target−338.080,01

Realisasi dikurangi target periode

PENYERAPAN PER CABANG

Realisasi terhadap RKAP tahunan

% RKAP
RealisasiTarget s.d. Agustus
0%50%100%

Diurutkan berdasarkan persentase penyerapan RKAP tahunan.

RINCIAN ANGGARAN

Ringkasan seluruh kantor cabang

Nominal dalam ribuan rupiah
CabangRKAP 2026Target s.d. AgustusRealisasi% RKAP% targetSelisih targetStatus target RKAPStatus target bulanan
KINERJA & EVIDENCE PROGRAM

Ringkasan kantor cabang

Buka evidence untuk melihat rincian program, foto yang tersedia, dan tautan bukti. Tautan eksternal mengikuti izin pada sumber. Jumlah rincian dapat berbeda dari jumlah kegiatan pada rekap.

Foto bersama peserta Rapat Koordinasi 2026 di atas panggung
Dokumentasi Rapat Koordinasi 2026

Catatan data

Sumber: LAPORAN TJSL NON PUMK TAHUN 2026 — tab Ongoing ↗. Dashboard membaca ringkasan tab Ongoing saat dibuka dan memeriksa pembaruan setiap 60 detik saat halaman aktif. Angka dan periode mengikuti sumber. Pembaruan Google dapat mengalami jeda. Jika koneksi gagal atau data belum seimbang, data terakhir dipertahankan dan status ditampilkan di atas.

% RKAP = realisasi ÷ RKAP tahunan. % target = realisasi ÷ target periode pada sumber. Selisih target = realisasi − target periode pada sumber. Status target RKAP “Tercapai” berarti realisasi ≥100% RKAP tahunan; Status target bulanan “Tercapai” berarti realisasi ≥100% target kumulatif sampai bulan laporan. Kedua status diperbarui otomatis mengikuti sumber. Total persentase dihitung dari total nominal, bukan rata-rata persentase cabang. Nominal sumber dibagi 1.000 dan ditampilkan dengan dua angka desimal; perhitungan tetap memakai nilai rupiah asli.